REINTERPRETASI TRADISI BARITAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN NILAI SYUKUR DI SDI MA'ARIF GARUM BLITAR

  • Moh. Alqhoswatu Taufik, Khasanah STIT Al Muslihuun Tlogo Blitar
Kata Kunci: Tradisi Baritan, Pendidikan Nilai Syukur, Kearifan Lokal, SDI Ma'arif Garum, Pendidikan Karakter

Abstrak

Penelitian ini mengkaji reinterpretasi tradisi Baritan sebagai media pendidikan nilai syukur di SDI Ma'arif Garum Blitar. Tradisi Baritan merupakan ritual komunal masyarakat Jawa yang mengandung ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi dan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi Baritan dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran di sekolah dasar Islam sebagai media penanaman nilai syukur yang kontekstual dan bermakna. Melalui reinterpretasi yang bertanggung jawab secara teologis, tradisi ini mampu menumbuhkan kesadaran siswa akan nikmat Allah, membangun sikap qana'ah, dan memperkuat identitas keislaman berbasis kearifan lokal. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal di sekolah dasar Islam sebagai upaya pendidikan karakter yang holistik dan kontekstualistik.

Diterbitkan
2026-04-27