Reinforcement Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus Di SD Negeri Tumpakoyot 02 Kecamatan Bakung Kab. Blitar)
Abstract
Pendidikan Agama Islam adalah adalah salah satu mata pelajaran yang
membimbing peserta didik menjadi individu yang berakhlak mulia, beriman, dan berjiwa
Islami serta bertakwa kepada Allah SWT. Reinforcement (penguatan) adalah segala
bentuk respons, apakah bersifat verbal ataupun non-verbal, yang merupakan bagian dari
modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku Peserta didik, yang bertujuan untuk
memberikan informasi atau umpan balik (feedback) bagi si penerima (Peserta didik) atas
perbuatannya sebagai suatu dorongan ataupun koreksi.
fokus penelitian ini adalah:1) Pelaksanaan reinforcement dalam pembelajaran
pendidikan Agama Islam di SDN Tumpakoyot 02, 2) Jenis-jenis reinforcement dalam
pembelajaran pendidikan Agama Islam di SDN Tumpakoyot 02, 3) Respon Peserta didik
terhadap reinforcement guru dalam pembelajaran pendidikan islam di SDN Tumpakoyot
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah
studi kasus. Pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan dengan cara menelaah seluruh data kemudian ditarik kesimpulan.
Fokus Penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan reinforcement dalam
pembelajaran pendidikan agama Islam berdasarkan beberapa bentuk, yaitu penguatan
verbal seperti “luar biasa sekali anak ini”. Penguatan gerakkan badan seperti ekspresi
senyum atau sedih. Penguatan gerakkan badan seperti ekspresi senyum atau sedih.
Penguatan pendekatan seperti meminta Peserta didik maju ke depan. Respon Peserta
didik terhadap reinforcement guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam
berdasarkan tanggapan Peserta didik, seperti perhatian Peserta didik meningkat karena
Peserta didik senang mendengarkan cermah dan mendapat pujian. Peserta didik
termotivasi karena guru memberi penguatan positif dan negatif. Peserta didik jadi mudah
belajar karena selalu mendapat penilaian dari guru. Peserta didik menjadi percaya diri
karena guru selalu memberi motivasi.

