KONSEP ETIKA PENDIDIKAN MENURUT IMAM AL - MAWARDI DI DALAM KITAB “ADAB AD DUNYA WA AD – DIN”

  • Baderun

Abstract

Imam Abu al-Hasan ‘Ali Ibn Muhammad Ibn Habib al-Mawardi al-Bashri atau yang lebih dikenal dengan Al Mawardi. Beliau adalah ulama besar yang sangat produktif dan memiliki banyak karya. Antara lain Al-Iqna’, Al Hawi al-Kabir, Al-Ahkam as-Sulthoniyyah. Salah satu karya Al Mawardi lagi adalah kitab Al-Bughyatu al-‘Ulyaa Fii Adab ad-Dunya wa ad-Din yang kemudian lebih dikenal dengan kitab Adab ad-Dunya wa ad-Din. Kitab ini dipelajari di Madrasah-madrsan di Mesir dan juga Perguruan-perguruan Tinggi di sana. Sampai sejauh ini kitab tersebut telah dipelajari selama lebih dari tiga puluh tahun dan juga diterbitkan beberapa kali di bumi Eropa. Oleh sebab itu maka sekiranya patut digali pemikiran Al Mawardi dalam kitab tersebut khususnya terkait konsep-konsep etika pendidikan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memperoleh gambaran yang utuh dan jelas tentang konsep etika pendidikan menurut Imam Al-Mawardi di didalam kitabnya tersebut. Menurutnya, etika anak didik antara lain tamalluq, tadzallul, mengetahui keutamaan ilmu, mengagungkan, bersyukur, mengikuti akhlak baik,mengendalikan perkataan, rendah hati, selalu merasa butuh, yakin, kritis, pandai memilih, memilih yang dekat dan mudah, memilih yang kredibel. Sedangkan etika pendidik antara lain : rendah hati, menjauhi ujub, tahu diri, terus menambah keutamaan, terus memperbaiki kekurangan, terus belajar, tahu batasan ilmu, mengamalkan  ilmu,mempermudah tidak kikir, memiliki kepekaan, tidak berlebihan kepada penguasa, menggunakan metode mudzakaroh dan muhadhoroh dalam melakukan pembelajaran kepada penguasa, bersikap lurus dan tegak, qona’ah terhadap rezeki yang sedikit, ikhlas dan tidak bermotif ekonomi, bersikap halus dan lemah lembut, selalu membantu, tidak kasar, tidak meremehkan, tidak merendahkan, tidak menolak seorang penuntut ilmu, tidak membuat lari dan tidak pula membuat putus asa.

Published
2019-09-03